Kamera DSLR Terbaik

Kamera DSLR Terbaik - Panduan Lengkap 2018

Apakah anda sekarang sedang mencari kamera DSLR? Apakah kamera DSLR terbaik saat ini?. Pada artikel ini saya akan membahas banyak hal berkaitan dengan kamera DSLR dari klasifikasi kamera DSLR, sampai contoh-contoh kamera DSLR yang terbaik dari Canon dan Nikon. Harapan saya, artikel ini el ini bisa meberikan gambaran dan panduan lengkap dalam memilih kamera DSLR yang terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran anda.

Kamera DSLR tetap memiliki pesona tersendiri meskipun sudah ada kamera mirrorless dengan ukuran lebih kecil dan mempunyai kemampuan yang bisa dibandingkan dengan kamera DSLR.

Kamera DSLR Terbaik
Kamera DSLR Terbaik


Kamera DSLR mempunyai dukungan asesoris fotografi yang jauh lebih banyak dari sistem kamera mirrorless. Oleh karena itu banyak fotografer baik yang pemula maupun profesional tetap memilih menggunakan kamera DSLR. Kamera mirrorless digunakan sebagai kamera tambahan.


Bagi anda yang masih galau antara memilih sistem kamera DSLR atau mirrorless untuk mendukung hobi fotografi anda maka silahkan baca artikel di blog ini sebelumnya yang membahas hal tersebut

Bacaan terkait:
Dalam artikel ini saya ingin berbagi pengalaman dalam memilih kamera DSLR dan membantu anda dalam mencari kamera DSLR terbaik sesuai dengan anggaran dan kebutuhan anda.
Berhubung artikelnya agak panjang, saya buat daftar isi pada bagian pengantar ini untuk membantu anda melihat kerangka dari pembahasan Kamera DSLR Terbaik ini.

  1. Kamera DSLR terbaik adalah yang sesuai dengan peruntukannya
  2. Pembagian kelas kamera DSLR (entry-level, semi-pro dan Pro)
  3. Pembagian kelas kamera DSLR Nikon
  4. Pembagian kelas kamera DSLR Canon
  5. Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli kamera DSLR : 15 Pertanyaan yang perlu dijawab sebelum membeli kamera DSLR. Kamera DSLR terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhan anda.
  6. Kamera DSLR terbaik dari sisi harga
  7. Empat kamera DSLR terbaik untuk Kelas Pemula (entry-level)
  8. Empat kamera DSLR terbaik untuk Kelas Semi-pro
  9. Empat kamera DSLR terbaik untuk Kelas Pro
  10. 2 kamera DSLR terbaik untuk Kelas Pro Flagship
  11. Penutup : Panduan ringkas memilih kamera DSLR yang sesuai dengan kebutuhan anda


1) Kamera DSLR terbaik adalah yang sesuai dengan peruntukkannya

Memilih kamera DSLR terbaik merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Pasalnya definisi terbaik setiap orang bisa jadi berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan dan anggaran tiap orang yang pastinya tidak sama. Sebelum membeli kamera DSLR kita perlu mengetahui dengan detail apa kebutuhan kita dalam fotografi. Jika tidak, maka kamera tersebut bisa jadi tidak maksimal dalam penggunaanya atau bahkan orang yang membeli tidak tahu cara mengoperasikannya karena terlalu banyak tombol.

Jadi sekali lagi kamera DSLR terbaik adalah yang sesuai kebutuhan dan sesuai dengan anggaran masing-masing fotografer. Mungkin ini terkesan klise tapi menurut saya hal ini perlu sebagai landasan dalam memilih kamera DSLR. Jika anda bener-bener tahu akan fitur-fitur yang anda inginkan dan benar-benar butuh akan fitur tersebut maka anda bisa sedikit menambah anggaran atau mencari kamera bekas yang sesuai dengan anggaran anda.
Jadi sekali lagi kamera DSLR terbaik adalah yang sesuai kebutuhan dan sesuai dengan anggaran masing-masing fotografer.
Yang perlu diketahui terlebih dahulu sebelum memilih kamera DSLR adalah memahami spesfikasi teknis kamera DSLR dan memahami kegunaan dari fitur-fitur yang ada. Artikel dibawah ini akan membantu anda untuk memahami spesifikasi dari kamera digital atau DSLR.

Baca juga:

Terkait dengan anggaran, hal ini tentunya anda sendiri yang lebih tahu berapa anggaran yang anda siapkan untuk membeli kamera DSLR. Dalam artikel ini nanti kita coba klasifikasi dalam kisaran budget tertentu untuk membantu memilih kamera DSLR yang tepat untuk anda.

2) Pembagian Kamera DSLR

Kamera DSLR secara umum dibagi menjadi 3 kategori
  • Kamera DSLR entry level
  • Kamera DSLR semi-pro
  • Kamera DSLR Pro
Saya sendiri kurang tahu darimana asal pembagian ini. Pembagian ini bisa kita lihat pada pembagian nomer seri kamera DSLR baik Canon maupun Nikon pada awal mereka membuat kamera DSLR.  Untuk Canon mereka mempunyai 3 jenis kamera yaitu kamera dengan seri 3 digit, kamera dengan seri 2 digit dan kamera dengan seri 3 digit. Sebagai contoh seri kamera Canon EOS 400D, Canon EOS 40D dan Canon EOS 5D.

Kamera DSLR Nikon pun juga mempunyai pembagian seri yang relatif sama. Misalnya ada kelas entry level seperti Nikon D40, Nikon D60, Nikon D70, Nikon D80. Kemudian ada kelas semi pro dengan nomer seri Nikon D200, Nikon D300. Kemudian untuk kelas pro Nikon mempunyai Nikon D1X.

Pada perkembangannya nomer seri dari kamera Canon dan Nikon menjadi tidak teratur. Misalnya Canon mengeluarkan kamera dengan nomer seri 4 digit untuk kelas entry seperti Canon EOS 1000D. Kemudian Nikon mengeluarkan seri kamera dengan nomer seri 3 digit dari range pemula sampai semi-pro misalnya Nikon D4300 untuk kelas entry level dan Nikon D7000 untuk kelas semi pro.

Semakin lama perkembangannya semakin ruwet saat Canon mengeluarkan kamera Canon EOS 7D dimana merupakan kamera dengan nomer seri 1 digit tapi tidak menggunakan sensor full frame. Akhirnya sekarang agak sulit untuk membedakan kelas kamera dari nomer serinya.

Meski demikian, secara prinsip klasifikasi kamera DSLR entry level, kamera DSLR semi-pro dan Kamera DSLR Pro masih terasa dan bisa didentifikasi dari kisaran harga dan fitur yang ditawarkan oleh vendor kamera.

Kamera DSLR entry level merupakan kamera DSLR yang biasanya dijual dengan harga paling murah dari pabrikan kamera. Sebagai contoh untuk kondisi sekarang Canon mempunyai Canon EOS 1300D. Kamera ini merupakan kamera entry level dari Canon. Kamera entry level selain ditandai dengan harga yang relatif paling murah, kamera entry level ini juga mempunyai fitur kontrol kamera yang terbatas. Tombolnya lebih sedikit dan tidak tersedia mode custom untuk menyimpan settingan tertentu dari pemotretan yang biasa dilakukan.

Pada perkembangannya, kamera DSLR entry level juga menyediakan beberapa fitur yang mendekati kamera DSLR semi-pro. Seperti pada kamera Nikon, ada kelas Advanced Entry Level kamera DSLR. Kamera yang masuk kelas ini misalnya Nikon D5600.

Kamera DSLR semi-pro merupakan kamera DSLR dengan fitur dan kontrol lebih banyak daripada kamera DSLR entry level. Pada kamera semi-pro ini biasanya sudah menggunakan body dengan bahasa magenesium alloy. Kamera ini mempunyai fitur dan kontrol lebih banyak jika dibandingkan kamera entry level.

Kamera DSLR Pro biasanya ditandai dengan ukuran sensor yang full. Kita sering mendengar kamera Full Frame. Yang dimaksud disini adalah kamera dengan ukuran sensor yang sama dengan ukuran negatif film 35 mm. Kamera ini biasanya relatif mahal. Kamera-kamera terbaik dari setiap vendor kamera biasanya ada di jajaran kamera full frame ini. Secara fitur kamera full frame biasanya dijejali semua fitur terbaik dari kamera DSLR. Biasanya kamera ini sudah mempunyai body yang terbuat dari magnesium alloy dengan weather shield protection untuk melindungi kamera pada saat memoteret di berbagai macam kondisi cuaca. Kamera ini juga biasanya mempunyai banyak sekali tombol-tombol kontrol yang bisa di custom sesuai dengan kebiasan pemotretan pengguna.

Selain 3 jenis klasifikasi kelas kamera DSLR diatas, masih ada satu lagi kelas kamera Pro yang menjadi Flagship dari pabrikan masing-masing.


3) Pembagian kelas kamera DSLR Nikon

Seiring perkembangan kamera DSLR, Nikon mengeluarkan seri-seri kamera menggunakan 4 digit seri seperti Nikon D7000, Nikon D3000, Nikon D5000 dan seri Nikon 4 digit lainnya. Dalam websitnya Nikon membagi kamera DSLR menjadi dua kelas utama yaitu kamera DSLR dengan sensor DX (dengan crop factor) dan kamera DSLR dengan sensor FX (full frame). Setiap masing-masing kelas kamera tersedia kelas entry level, advanced entry, professional, enthusiastic dan flagship.

Kelas Kamera Seri DX

  • DX Entry level : Nikon D3200, Nikon D3300, Nikon D3400
  • DX Advance Entry : Nikon D5200, Nikon D5300, Nikon D5500, Nikon D5600
  • DX Enthusiast : Nikon D7500, Nikon D7200, Nikon D7100, Nikon D7000
  • DX Flagship : Nikon D500

Kelas Kamera Nikon Seri FX

  • FX Entry level : Nikon D610
  • FX Advanced Entry : Nikon D750
  • FX Professional : Nikon D850, Nikon D810
  • FX Flagship : Nikon D5
Pembagian Kelas Kamera Nikon untuk sensor DX (sumber dari NikonUSA.Com)
Pembagian Kelas Kamera Nikon untuk sensor DX (sumber dari NikonUSA.Com)

Kalau berbicara terbaik dari sisi spesifikasi tanpa melihat anggaran dan kebutuhan maka kamera flagship Nikon pada kelas FX yaitu kamera DSLR Nikon D5 merupakan kamera DSLR terbaik.


4) Pembagian kelas kamera DSLR Canon

Canon masih mengklasifikasikan kamera DSLR nya menjadi 3 kelas. Yang pertama kamera DSLR untuk New User (Entry-Level), kemudian kamera DSLR untuk semi-profesional (Semi-Pro) dan kamera DSLR untuk profesional (Pro) . Klasfikasi ini masih konsiten dengan sebelumnya hanya saja untuk tiap kelas mempunyai range spesifikasi yang cukup lebar. 

Sebagai contoh untuk kelas kamera entry-level, Canon mempunyai kamera Canon EOS 1300D, Canon EOS 100D, Canon EOS 200D, Canon EOS 750D, Canon EOS 800D sampai Canon EOS 77D. Pada tahun 2008 Canon hanya mempunyai Seri Canon EOS 300D, Canon EOS 350D, Canon EOS 400D dan Canon EOS 450D untuk kelas entry level.

Sejak keluarnya kamera Canon EOS 1000D pada tahun 2009, Canon membuat suatu line up kamera entry level dengan spesifikasi lebih rendah. Kemudian pada tahun 2017 kemarin Canon merelease kamera Canon EOS 77D yang masuk kategori entry-level tapi dengan spesifikasi yang diatas kamera Canon EOS 800D. Meskipun menggunakan seri dua digit yaitu 77D, kamera ini masih menggunakan body dari polycarbonate dan belum mempunyai fitur weather shield.

Hal yang serupa juga terjadi pada kelas kamera semi-pro. Canon mengeluarkan kamera Canon EOS 7D pada tahun 2010 untuk segmentasi kelas semi-pro. Kemudian di tahun 2016 Canon kembali mengeluargan kamera untuk semi-pro dengan sensor full frame. 


5) Hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih kamera 

Ada dua hal utama yang perlu dipertimbangkan dalam memilih kamera DSLR. Yang pertama adalah kebutuhan dan yang kedua adalah anggaran. Jangan hanya terlalu terpaku dengan fitur-fitur kamera yang terbaru dan bisa jadi tidak sesuai dengan kebutuhan anda. Meskipun anggaran anda tidak terbatas, rasanya cukup bijak juga kalau tetap memperhatikan apa kebutuhan fotografi anda.
Ada dua hal utama yang perlu dipertimbangkan dalam memilih kamera DSLR. Yang pertama adalah kebutuhan dan yang kedua adalah anggaran
Pertimbangan kedua adalah kebutuhan fotografi anda akan sebuah kamera DLSR. Apa tujuan dari membeli kamera DSLR dan untuk kebutuhan apa? Saran saya, jangan hanya melihat perbandingan fitur dan harga sekarang dalam memilih kamera DSLR. Bayangkan juga kebutuhan fotografi anda dua tahun kedepan.

Memilih kamera DSLR (atau lebih tepatnya memilih merek body kamera) adalah langkah paling krusial dalam perkembangan fotografi seseorang. Merek dan body kamera yang kita pilih akan menentukan lensa yang kita gunakan dan juga asesoris fotografi yang digunakan. Pada waktu riset mencari kamera DSLR yang terbaik untuk saya pada tahun 2008 saya mengambil kesimpulan Canon EOS 450D lebih tepat untuk anggaran dan kebutuhan saya dibandingkan Nikon D60, D70 atau Nikon D80. Keputusan ini mengikat invetasi lensa yang saya beli. Saya sudah membeli 6 lensa Canon dari lensa kit, lens EF 50 mm, Lensa EF-S 18-200, Lensa EF 70-200, Lensa Macro Tokina 60 mm, Lensa Wide EF-S 10-22 dan lensa bawan tentunya Lensa kit EF-S 18-55. Saya cukup terikat dengan sistem Canon dan berat kalau misalnya mau berganti ke Nikon.

Berikut ini beberapa check list yang bisa anda tanyakan kepada diri sendiri sebeleum membeli sebuah kamera DSLR. Chek list ini akan membantu anda dalam melihat spesifikasi utama DSLR apa yang harus anda perhatikan sesuai dengan kebutuhan dan anggaran anda agar mendapatkan kamera DSLR terbaik bagi anda.

Coba jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini saat ini dan juga bayangkan jika anda harus menjawab pertanyaan ini kira-kira dua tahun yang akan datang. Hal ini cukup penting untuk mengecek konsistensi jawaban anda dan juga untuk melihat kira-kira kebutuhan fotografi anda kira-kira apakah akan berubah dalam waktu 2 tahun mendatang.


 1. Saya butuh kamera yang bisa digunakan untuk memotret manual, apperture priority dan speed priority 

Semua kamera DSLR bisa memenuhi kebutuhan fotografi anda. Bahkan jika anda hanya membutuhkan hal ini anda bisa mencoba kamera prosumer saja yang harganya lebih murah dan range focal length lensa yang lebar dari wide sampai zoom. Kalau hanya ini kebutuhan anda dalam fotografi dan anda tidak berniat mengganti-ganti lensa yang digunakan maka anta tidak perlu kamera DSLR; cukup membeli kamera prosumer saja.


2. Saya butuh kamera yang lensanya bisa diganti-ganti karena saya ingin belajar fotografi dengan serius 

Semua kamera DSLR lensanya bisa diganti-ganti. Bahkan kamera mirrorless pun mempunyai fitur ini. Kelebihan kamera DSLR adalah pilihan lensa yang jauh lebih banyak dan lensa-lensa second seri lama dengan kualitas yang bagus juga relatif lebih mudah diperoleh dengan harga yang terpaut cukup jauh dengan harga baru lensa tersebut. Jawaban ini juga mengkonfirmasi akan kebutuhan anda akan kamera DSLR. Jika anda memang membutuhkan kamera dengan lensa yang dapat diganti maka anda bisa memilih kamera DSLR atau mirrorless.


3. Saya butuh kamera yang bisa digunakan untuk memotret dalam kondisi kurang cahaya

Kemampuan kamera dalam memoret pada kondisi kurang cahaya ditentukan oleh kemampuan ISO maksimal dan juga ukuran sensor kamera. Kamera dengan sensor full frame akan mempunyai kemampuan lebih dalam memotret pada kondisi kurang cahaya. Sebagai panduan silahkan melihat spesifikasi ISO maksimum yang bisa diberikan oleh setiap kamera. Dan yang lebih penting lagi cari foto-foto hasil jepretan kamera yang kita inginkan pada kondisi ISO tinggi. Dari situ anda bisa menentukan apakah ISO tinggi yang ditawarkan suatu kamera bisa menghasilkan foto yang cukup bagus atau hanya sekedar ekstrapolasi software. Untuk mengintip foto-foto hasil dari suatu kamera sebelum membelinya anda bisa baca artikel di bawah ini.

Baca juga:


4. Saya butuh kamera untuk mengabadikan gerakan anak-anak yang sedang bermain 

Mungkin salah satu tujuan membeli kamera adalah untuk dokumentasi foto keluarga seperti kegiatan anak bermain dan acara keluarga lainnya. Untuk hal ini, anda membutuhkan kamera DSLR yang bisa memotret secara berturut-turut dengan cepat. Spesifikasi ini tertuang dalam fps kamera. Berapa frame per detik kamera tersebut bisa menghasilkan foto. Perhatikan spesifikasi FPS kamera. Cari yang mampu menghasilan foto per detik yang lebih tinggi.


5. Saya butuh kamera yang bisa saya gunakan untuk foto studio

Pernyataan spesifik seperti ini akan membantu anda dalam menentukan kamera DSLR yang anda akan beli. Jika memang anda berencana untuk menggunakan kamera yang akan anda beli untuk kerja sampingan misalnya motret di studio foto misalnya, maka anda perlu mempertimbangkan untuk cari kamera DSLR yang bisa digunakan untuk flash commander. Ada colokan yang bisa dihubungkan dengan flash dari body kamera saat akan memotret.


6. Saya butuh kamera untuk memotret satwa liar 

Mungkin ada beberapa orang yang hobi memotret satwa liar. Misalnya memotret burung dan hewan liar yang ada di alam. Untuk kebutuhan ini anda butuh kamera DSLR yang bisa memotret secara berturut-turut yang tinggi dan bisa mendekatkan anda dengan objek yang akan difoto. Dalam kasus ini kamera dengan crop sensor lebih menguntungkan karena akan menaikan focalt lenght menjadi 1.5 x misalnya pada kamera Canon.


7. Saya butuh kamera yang harga jual second-nya tinggi 

Jika itu kebutuhannya maka lebih baik anda membeli kamera second. Cari yang murah dan jual dengan harga lebih tinggi. Hehhe artinya jadi pedagang saja. Harga body kamera kecenderungannya akan turun seiring dengan munculnya kamera jenis baru dengan teknologi baru yang dimilikinya. Ini sebetulnya kesempatan bagi yang ingin membeli kamera DSLR dengan anggaran terbatas. Kamera DSLR bekas atau second sangat layak dipertimbangkan.


8. Saya butuh kamera yang tahan bila dipakai pada kondisi gerimis

Jika anda seorang yang sering bepergian ke lapangan, sering naik gunung atau suka memotret pada kondisi hujan-hujanan (msalnya para pengejar badai di Amerika ..:)), maka anda membutuhkan kamera yang dilengkapi dengan weather shield. Weather shield disini maksudnya adalah mempunyai proteksi terhadap kondisi cuaca. Wetather shield ini akan melindungi kamera dari percikan, debu,salju dan kondisi ekstrim lainya yang disebabkan oleh cuaca. Tapi bukan berarti kamera ini bisa dihujan-hujankan atau dicelup kedalam air.


9. Setelah beli kamera DSLR nanti, saya ingin membeli beberapa lensa lain untuk keperluan fotografi saya

Jika anda sudah mempunyai rencana jangka panjang seperti ini maka sebaiknya anda jangan membeli kamera enrty level. Visi anda ini menggambarkan anda cukup serius dalam belajar fotografi. Jika anda hanya menggunakan kamera entry level maka nanti secara pelan-pelan akan muncul keterbatasan-keterbatasan dari kamera entry level yang anda gunakan seiring perkembangan aktifitas fotografi anda.


10. Saya butuh kamera DSLR untuk selfie

Perkembangan zaman memang membawa kebutuhan baru dalam pengguna kamera DSLR. Banyak pengguna kamera DSLR yang menggunakannya untuk membuat video atau istilah kerennya VLOGING. Jika anda salah satunya maka anda membutuhkan kamera DSLR dengan display articulating full yang bisa dibalik sehingga anda bisa melakukan VLOGGING atau sekedar selfie.


11. Saya butuh kamera DSLR yang bagus untuk foto landscape

Jika anda mempunyai minat tertentu dalam fotografi misalnya fotografi alam bebas, pemandangan atau landscape maka anda perlu mengecek hasil foto dari kamera DSLR yang kita inginkan Caranya seperit pada point nomer 3 kita sebaiknya melakukan pengecekan hasil foto dari kamera yang akan kita beli. Coba cari jenis-jenis foto landscape yanng bisa dihasilkan oleh masing-masing kamera dan coba lihat perbedaanya.

12. Saya berencana membeli dan menggunakan lensa-lensa manual 

Informasi rencana aktivitas fotografi anda kedepan akan sangat berguna dalam membantu menentukan kamera DSLR yang terbaik untuk anda. Jika anda berencana untuk menggunakan lensa manual maka anda perlu memastikan bawha kamera DSLR yang anda akan beli mempunyai dukungan pemfokusan manual. Cari kamera yang mempunyai zoom focus atau mempunyai peaking color untuk membantu mata memfokuskan objek secara optimal.

13. Di tempat saya ada klub fotografi dan kebanyakan menggunakan Canon atau Nikon

Jika anda mempunyai pernyataan seperti nomer 13 diatas maka sebaiknya anda memilih kamera DSLR dari Canon atau Nikon sesuai dengan komunitas fotografi anda. Hal ini akan memudahkan anda dalam berlajar bersama dengan komunitas anda. Selain itu anda juga diuntungkan dengan beragam pilihan lensa yang sudah dimiliki rekan-rekan anda. Anda bisa pinjam sewatktu-waktu anda butuh.

14. Saya butuh kamera DSLR yang bisa connect ke wifi untuk kirim foto

Saat ini smartphone berkembanga sangat cepat sekali. Hasil foto bisa langsung dikirimkan ke komputer atau smartphone menggunakan jaringan wifi. Dengan fitur ini kita bisa lansung upload foto ke social media atau Empat belas point diatas bisa kita jadikan rambu-rambu dalam memilih kamera DSLR sesuai dengan kebutuhan kita. Kita bisa perhatikan pada fitur utama apa yang diinginkan dari kamera DSLR yang akan kita beli.

15. Saya butuh kamera DSLR yang mempunyai tombol custom untuk pemotretan cepat

Jika anda sudah merasa butuh akan tombol-tombol custom untuk menyimpan bebrapasettingan fotografi anda maka anda butuh kamera DSLR paling tidak yang masuk kelas semi-pro. Bagi anda yang tidak mau pusing dengan banyaknya tombol-tombol yang bisa dipilih di kamera maka sebaiknya pilih kamera kelas entry level.


16. Saya ingin bisa membuat video timelapse menggunakan kamera DSLR

Video timelapse merupakan perkembangan baru dalam dunia fotografi. Kamera-kamera baru sekarang banyak yang mempunyai fitur ini. JIka anda ingin membuat video timelapse menggunakan kamera DSLR sebaiknya anda mencari kamera DSLR yang mempunyai fitur timelapse, atau intervalometer atau colokan untuk cable release yang bisa diconnect ke invervalometer external.

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas akan membantu anda menentukan apa kebutuhan fotografi anda. Dengan anggaran yang anda punya dan kebutuhan fotografi anda yang cukup jelas maka anda bisa melihat dan membandingkan kamera DSLR apa yang terbaik untuk anda. Jangan ragu untuk memilih kamera bekas jika memang anggaran anda terbatas dan belum bisa memenuhi kebutuhan fotografi anda.


6) Kamera DSLR terbaik dari sisi harga 

Setelah kita memahami spesifikasi kamera DSLR, pembagian kamera DSLR dan kebutuhan anda dalam menggunakan kamera DSLR; selanjutnya kita akan melihat beberapa kamera DSLR dari Canon dan Nikon yang diurutkan berdasarkan harganya.

Data ini paling tidak bisa memberikan gambaran posisi suatu kamera terhadap kamera lain dari sisi harga secara relatif. Karena ketatnya persaingan antara kamera DSLR, biasanya setiap pabrikan kamera akan saling berkompetesi untuk memberikan harga yang terbaik untuk setiap model yang ditawarkan.

Untuk membatasi perbandingan saya hanya akan melihat merek Canon dan Nikon saja karena dua merek ini yang paling dominan menguasai pasar dan masih konsisten menghasilkan kamera DSLR. Berikut ini list kamera DSLR dari yang paling mahal sampai paling murah. Harga ini saya ambil dari beberapa website toko kamera online pada saat artikel ini ditulis.

Kamera DSLR terbaik merek Canon berdasarkan harganya.

  • Canon EOS 1D X Mark II : Rp 74.950.000 
  • Canon EOS 5DS R Body : Rp. 48.765.000 
  • Canon EOS 5D Mark IV Body : Rp. 46.740.000 
  • Canon EOS 5DS Body : Rp 46.170.000 
  • Canon EOS 5D Mark III Body : Rp. Rp. 35.170.000 
  • Canon EOS 6D Mark II Body : Rp. 25.880.000 
  • Canon EOS 7D II Body + W-E1 : Rp. Rp. 21.605.000 
  • Canon EOS 6D : Rp. 19.620.000 
  • Canon EOS 80D Body Build In Wifi : Rp. 14.340.000 
  • Canon EOS 77D Body : Rp 12.850.000 
  • Canon EOS 800D Body : Rp. 9.555.000 
  • Canon EOS 750D : Rp. 8.165.000. 
  • Canon EOS 700D : Rp. 6.785.000 
  • Canon EOS 1300D : Rp.5.400.000

Kamera DSLR terbaik merek Nikon berdasarkan harganya.

  • Nikon D5 Body : Rp. 88.410.000 
  • Nikon D4S Body : Rp. 62.895.000 
  • Nikon D850 Body: Rp. 51.000.000 
  • Nikon D810 Body : Rp. 39.900.000 
  • Nikon D500 Body : Rp. 27.825.000 
  • Nikon D750 Body : Rp. 19.950.000 
  • Nikon D610 Body : Rp. 18.375.000 
  • Nikon D7500 Body : Rp. 16.700.000
  • Nikon D7100 Body : Rp. Rp. 12.000.000 
  • Nikon D5600 Body : Rp. 9.855.000 
  • Nikon D5300 : Rp. 6.850.000
  • Nikon D3400 : Rp. 6.125.000

Terlihat pada daftar diatas Kamera Canon EOS 1300D memberikan harga yang paling murah untuk sebuah kamera DSLR. Tentunya bukan cuma harga yang jadi faktor penentu.

Dari beberapa kamera diatas saya memilih beberapa kamera setiap kelas (entry, semi-pro dan pro) untuk direview secara singkat. Meskipun mungkin anda sedang mencari kamera kelas entry-level tapi mengetahui spesifikasi dan fitur kamera semi-pro dan pro menurut saya cukup penting untuk membantu anda melihat kira-kira kedepan apakah anda akan membutuhkan fitur-fitur tersebut. Bisa jadi yang anda butuhkan sebenarnya bukan kamera entry-level tapi kamera semi-pro. Silahkan baca ulasan singkat dibawah terhadap 12 kamera DSLR terbaik dari Canon dan Nikon untuk kelas entry-level, semi-pro dan pro.


7) Kamera DSLR terbaik untuk kelas pemula (entry level)


Sesuai namanya kamera DSLR kelas pemula atau entry-level ini diperuntukan bagi fotografer pemula yang sedang belajar fotografi atau bagi fotografer antusias dengan anggaran yang terbatas . Kamera kelas pemula ini memberikan fitur dasar dari sebuah DSLR yang diperlukan untuk menghasilkan foto yang bagus.

Kamera DSLR kelas pemula ini biasanya masih menggunakan bahan body dari polycarbonat (plastik) dan mempunyai jumlah tombol yang lebih sedikit. Kamera kelas pemula ini biasanya juga mempunyai fitur software dan hardware yang relatif lebih sedikit dibandingkan dengan kamera Semi-Pro. Sebagai contoh weather shield biasanya hanya ditemukan pada kamera Sem-Pro atau Pro.


Canon EOS 1300D : Kamera DSLR untuk pemula dengan budget kurang dari 6 juta

Canon meluncurkan kamera DSLR Canon EOS 1300D pada Maret 2016. Kamera ini membidik pangsa pasar penggemar DSLR untuk pemula dengan budget yang terbatas. Kamera ini bisa diperoleh dengan harga Rp. 6 juta sudah termasuk paketan lensa kitnya.
Canon EOS 1300D, kamera DSLR terbaik unuk kelas pemula
Canon EOS 1300D, kamera DSLR terbaik unuk kelas pemula

Berikut ini spesifikasi Canon 1300D
  • Pertama kali keluar : Maret 2016 
  • Harga dengan lensa kit : Rp. 5.400.000 
  • Resolusi kamera : 18 Mpix 
  • Ukuran sensor : APS-C 22.3 x 14.9 mm 
  • Processor gambar : DIGIC 4 
  • Range ISO : 100-6400 (bisa di naikkan sampai 12800) 
  • Konektifitas : Wifi dan NFC 
  • Cable release : tersedia 
  • Koneksi HDMI : tersesia 
  • Kemampuan merekam video : Full HD 
  • Mounting lensa : EF-S 
  • Lensa compatibel : EF dan EF-S 
  • Sensor cleaning : tidak tersedia 
  • Format RAW : tersedia (File CR2) 
  • Software bawaan untuk baca RAW : tersedia (Canon DPP 4) 
  • LCD : 3 inci dengan 920.000 dot 
  • View finder : penta mirror dengan cakupan 95% 
  • Baterai : 860 mAh
  • Titik fokus : Mempunyai 9 buah titik fokus dengan 1 titik cross type 
  • Kecepatan memotret : 3 bidikan per detik 
  • Metering : evaluative, partial center weighted

Apa saja yang bisa dilakukan oleh kamera DSLR Canon EOS 1300D? Melihat spesifikasinya kamera ini sudah lebih dari cukup untuk digunakan belajar fotografi bagi pemula. Semua fungsi dasar sebuah kamera DSLR bisa dilakukan menggunakan kamera ini. Kita bisa mengatur apperture, shutter speed, ISO, memotret menggunakan format RAW, memotret 3 jepretan berturut-turut dan mengganti lensa sesuai kebutuhan kita. Kamera ini bisa menggunakan lensa Canon dengan mounting EF dan EF-S.

Canon EOS 1300D menggunakan processor DIGIC 4+ yang juga digunakan pada kamera Canon EOS 5D Mark II. Kamera ini memiliki dukungan konektifitas wifi dan NFC. Kita bisa dengan mudah mentransfer foto dari kamera ke smarpthone kita. Kita juga bisa menggunakan smartphone kita sebagai remote dari kamera.

Jika ada yang dianggap kurang pada kamera Canon EOS 1300D ini adalah tidak adanya spot metering dalam pilihan meteringnya. Spot metering sangat berguna sekali untuk memotret objek makro atau objek tertentu yang kita inginkan meteringnya berada pada titik tersebut. Kamera ini juga hanya memberikan LCD yang tidak dapat diputar sehingga akan menyulitkan dalam pemotretan dengan angle tinggi atau angle rendah.

Selain dua hal diatas kamera ini sebagaimana kamera kelas entry level lainya tidak memiliki weather shield untuk melindungi kamera dari berbagai macam cuaca.

Lepas dari segala kelebihan dan kekurangannya, kamera Canon EOS 1300D merupakan kamera yang patut untuk dipertimbangkan sebagai DSLR pertama bagi yang mulai belajar fotografi.

Baca review lengkapnya:



Nikon D3400 : Kamera DSLR terbaik untuk pemula dengan resolusi 24 Mpix



Dalam website Nikonusa.com, Nikon menempatkan kamera Nikon D3400 ini sebagai kamera entry level mereka pada kelas DX kamera. Sebenarnya ada 2 seri pendahulunya Nikon D3400 yaitu Nikon D3300 dan Nikon D3200. Nikon D3400 bersama lensa kit dijual di jpckemang dengan harga Rp. 6.125.000.

Dibandingkan seri pendahulunya yaitu Nikon D3300 ada beberapa perbaikan. Salah satu yang membedakan Nikon D3300 dan Nikon D3400 adalah fitur SnapBridge yang hanya ada pada Nikon D3400. Fitur SnapBridge ini memungkinkan kita terkonek dengan kamera untuk transfer foto atau untuk remote kamera menggunakan Bluetooth. Dari isi range ISO, nikon D3400 juga mengalami kenaikan dari sebelumnya range maksimal beradapa pada ISO 12800 menjadi ISO 25600. Kapasitas baterai juga naik secara siginifikan dari sebelumnya 700 shots menjadi 1200 shots.

Selain itu justru malah ada penurunan dari sisi jack mictrophone dan dust deletion data. Nikon D3400 menghilangkan jack microphone yang sebelumnya tersedia pada Nikon D3300 dan juga menghilangkan fitur dust deletion data.

Fitur SnapBridge yang bisa digunakan untuk transfer foto dari kamera ke smartphone dengan cepat ini menjadi dasar tag line Nikon D3400 sebagaimana terlihat di bawah ini. I AM WHAT I SHARE

Tagline Nikon D3400, I AM WHAT I SHARE
Tagline Nikon D3400, I AM WHAT I SHARE

Berikut ini spesifikasi dari Nikon D3400:
  • Dikenalkan pada bulan Agustus 2016
  • Harga pada saat artikel ini ditulis : Rp. 6.125.000
  • Sensor : DX CMOS APS-C 23.5 x 15.6 mm
  • Resolusi foto : 24.2 Mpix
  • Menggunakan 11 titik fokus
  • Tidak menggunakan optical low-pass filter
  • Kecepatan pengambilan foto berturut-turut : 5 frame per detik
  • Processor pengolah gambar : EXPEED 4
  • Range ISO : 100-25,600
  • Kemampuan merekam video : Full HD
  • Ukuran monitor : 3 inch, 921,000 dot
  • Model monitor : LCD tanpa tilting dan tanpa layar sentuh
  • Mounting lensa : Nikon F-Mount
  • Konektifitas : Bluetootfh, Snapbridge
  • Viewfinder : Pentamirror dengan cakupan 95%
  • Lensa yang kompatibel : AF-P (Type G, E) and AF-S
  • Baterai : Litium Ion Baterai EN-EL14A
  • Kapasitas baterai : 1,230 mAh dan bisa untuk 1,200 jepretan
  • Koneksi : HDMI output, High speed USB
  • In-camera image editing : color online, color sketch, D-Lighting, Distortion control, filter effects, image overlay, miniature effect, monochrome, RAW processing, painting, resize, trip, quick retouch, red-eye correction, selective color, straighten and perspective control
  • White balance : Auto, cloudy, direct sunlight, flash, fluorescent, incandescent, preset manual, shade
  • Metering : center weighted metering , color matrix metering, spot metering
  • Mode pemotretan : M(manual), A(apperture priority), S (speed priority), P (Program), auto, flash, child, close-up, landscape, night portrait, portrait, sports, special effect mode
  • Picture control : Landscape, monochrome, neutral, vivid, portrait, standard

Kamera ini layak dipertimbangkan sebagai pilihan kamera buat pemula dalam fotografi. Dengan sensor APS-C beresolusi 24.2 Mpix, ISO sampai 25,600 dan 5 fps kecepatan pengambilan foto maka banyak hal yang bisa dilakukan oleh kamera ini dari memotret kondisi cahaya rendah, memotret satwa liar sampai memotret aksi olah raga. Fitur in-camera image editing yang dimiliki Nikon D3400 juga meurpakan fitur tambahan yang sangat berguna saat melakukan pemotretan di lapangan dan ingin melakukan editing sederhana dari foto yang diambil

Selain bisa digunakan untuk membuat foto, Nikon D3400 juga bisa digunakan untuk merekam video dengan tingkat resolusi sampai Full HD.

Kamera ini juga mempunyai fitur snapbridge yang bisa digunakan untuk mentransfer secara otomatis hasil jepretan dari kamera ke smartphone dengan ukuran 2 Mpix melalui koneksi bluetooth. Oh ya kamera Nikon D3400 ini mempunyai fitur bluetooth untuk konektifitasnya.

Nikon SnapBridge, dengan koneksi bluetooth setiap jepretan bisa dikirimkan secara otomatis ke smartphone
Nikon SnapBridge, dengan koneksi bluetooth setiap jepretan bisa dikirimkan secara otomatis ke smartphone

Nikon D5600, kelas entry level dengan LCD layar sentuh


Kamera DSLR Nikon D5600 merupakan kamera yang masuk kelas advanced entry-level. Setidaknya seperti inilah klasifikasi Nikon terhadap kamera ini pada website nikonusa. Kamera ini merupakan penerus seri Nikon D5500, Nikon D5300, Nikon D5200 yang sudah keluar sebelumnya.

Kamera ini dipertuntukan bagi anda yang mencari kamera entry level untuk menyempurnakan kamera Nikon D3400. Fitur baru yang ada pada Nikon D5600 dan tidak ada di Nikon D3400 diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Nikon D5600 mempunyai LCD yang bisa ditekuk dan diputar untuk membantu pemotretan pada angle yang sulit
  • LCD Nikon D5600 juga sudah menggunakan toiuch screen LCD yang bisa digunakan untuk membantu navigasi dalam menggunakan kamera dan juga untuk membantu memftokuskan titik tertuntu pada bidang yang dibidik
  • Nikon D5600 mempunyai fitu wifi dan NFC
  • Nikon D5600 mempunyai jack microphone
  • Titik fokus bertambah menjadi 39 titik dari sebelumnya Nikon D3400 hanya 11 titik

Di sisi lain Nikon D3400 juga lebih unggul dibandingkan kamera Nikon D5600. Diantaranya dalam hal berat, kapasitas baterai dan panduan fotografi yang hanya ada pada kamera Nikon D3400. Selain itu harga tentunya berbeda juga. Pada saat artikel ini ditulis harga Nikon 3400 dengan lensa Kit 18-55 dijual dengan harga Rp. 6.150.000. Sedangkan Nikon D5600 dijual dengan harga sekitar Rp. 9.000.000

Berikut ini detail spesifikasi dari Nikon D5600

  • Dikenalkan pada bulan November 2016
  • Harga pada saat artikel ini ditulis : Rp. 11.130.000
  • Sensor : DX CMOS APS-C 23.5 x 15.6 mm
  • Resolusi foto : 24.2 Mpix
  • Menggunakan 39 titik fokus
  • Tidak menggunakan optical low-pass filter
  • Kecepatan pengambilan foto berturut-turut : 5 frame per detik
  • Processor pengolah gambar : EXPEED 4
  • Range ISO : 100-25,600
  • Kemampuan merekam video : Full HD
  • Ukuran monitor : 3 inch, 921,000 dot
  • Model monitor : articulating LCD dan dengan layar sentuh
  • Mounting lensa : Nikon F-Mount
  • Konektifitas : Bluetootfh, Snapbridge, Wifi, NFC
  • Viewfinder : Pentamirror dengan cakupan 95%
  • Lensa yang kompatibel : AF-P (Type G, E) and AF-S
  • Baterai : Litium Ion Baterai EN-EL14A
  • Kapasitas baterai : 1,230 mAh dan bisa untuk 820 jepretan
  • Koneksi : HDMI output, High speed USB
  • In-camera image editing : color online, color sketch, D-Lighting, Distortion control, filter effects, image overlay, miniature effect, monochrome, RAW processing, painting, resize, trip, quick retouch, red-eye correction, selective color, straighten and perspective control
  • White balance : Auto, cloudy, direct sunlight, flash, fluorescent, incandescent, preset manual, shade
  • Metering : center weighted metering , color matrix metering, spot metering
  • Mode pemotretan : M(manual), A(apperture priority), S (speed priority), P (Program), auto, flash, child, close-up, landscape, night portrait, portrait, sports, special effect mode
  • Picture control : Landscape, monochrome, neutral, vivid, portrait, standard



Canon EOS 800D, pilihan kamera DSLR entry level terbaik dari Canon saat ini 

Canon EOS 800D merupakan kamera DSLR entry level terbaik dari Canon saat ini. Seri ini melanjutkan tradisi pendahulu Canon seri 3 digit sebelumnya yang memang menyasar pangsa pasar pengguna DSLR pemula. 

Canon sendiri untuk seri entry level juga mengeluarkan jenis kamera DSLR yang compact dengan nama Canon EOS 200D. Kemudian ada juga seri terbaru yang keluar dari pake nomer seri Canon yaitu Canon EOS 77D atau kadang disebut Canon EOS 8000D. Canon EOS 77D sangat mirip dengan Canon EOS 800D, hanya saja ada tambahan layar LCD pada bagian atas kamera layaknya kamera pada kelas semi-pro. 

Canon EOS 800D, kamera DSLR entry terbaik dari Canon
Canon EOS 800D, kamera DSLR entry terbaik dari Canon


Tentunya hal ini menambah kebingungan pada saat akan memilih kamera mana yang terbaik untuk kelas entry level. Saya pribadi lebih merekomendasikan Canon EOS 800D dengan pertimbangan harga yang lebih bersahabat dengan fitur utama yang relatif sama.



Berikut ini spesifikasi dari Canon EOS 800D

  • Pertama kali keluar : April 2017
  • Nama lain : Canon Digital Rebell T7i (untuk pasar amerika)
  • Harga di Indonesia : Rp. 9.555.000 (Body Only)
  • Sensor : APS-C 14.9 x 22.3 mm , CMOS, 24 Mpix 
  • Titik fokus : 45 titik focus cross type
  • Dual Pixel Auto Focus (DPAF)
  • LCD : layar sentuh dan bisa di tilt (articulating screen)
  • Kecepatan memotret berturut-turut : 6 fps (frame per second)
  • Merekam video : resolusi Full HD 1080p, electronic stabilization
  • Konektifitas : wifi, NFC, Bluetooth
  • Video timelapse : Ya
  • Range ISO : 100-25600
  • Kapasitas baterai : 600 jepretan

Sedikit menengok sejarah dari kamera Canon EOS seri 3 digit, di bawah ini bisa kita lihat daftar kamera Canon EOS seri 3 digit berserta perkembangan resolusi foto, titik focus, pengolah gambar, fitur video dan LCD. Hal ini memberikan gambaran sejauh mana kamera Canon EOS 800D ini sudah berkembang dari pendahulu awalnya. Anda akan terkagum melihat seberapa jauh Canon EOS 800D meninggalkan seri kamera Canon EOS sebelumnya.
  • 300D : 2003, 6.3M, DIGIC I, af 7 titik, 2.5fps, LCD 1.8 inch
  • 350D : 2005, 8.0M, DIGIC II, af 7 titik, 3fps, LCD 1.8 inch
  • 400D : 2006, 10M, DIGIC II, af 9 titik, 3fps, LCD 2.5 inch, Dust Deletion
  • 450D : 2008,12.2M, DIGIC III, af 9 titik, 3.5fps, LCD 3 inch, ISO 100-1600, Dust Deletion, live view shooting mode
  • 500D : 2009, 15.1M, DIGIC 4, af 9 titik, 3.4fps, LCD 3 inch, ISO 100-3200 expandable to 12800,  Dust Deletion, live view shooting mode, Video Full HD
  • 550D : 2010, 18.0M, DIGIC 4, af 9 titik, 3.7fps
  • 600D : 2011, 18.0M, DIGIC 4, af 9 titik, ISO 100-12800
  • 650D : 2012, 18.0Mpix, DIGIC 5,af 9 titik 
  • 700D :  2013, 18.0M, DIGIC 5,af 9 titik, 5fps, ISO 100-25600, Hybrid CMOS AF System
  • 750D : 2015, 24.2M, DIGIC 6, af 19 titik, 6fps, Hybrid CMOS AF III
  • 760D : 2015, 24.2M, DIGIC 6, af 19 titik, 6fps, Hybrid CMOS AF III, Wifi, NFC
  • 800D : 2017, 24.2M, DIGIC 7, af 45 titik, 6fps, ISO 100-25600, Wifi-NFC-Bluetooth, Dual Pixel AF-System (DPAF)
Semua kamera diatas menggunakan sensor CMOS APS-C dengan ukuran 22.3 x 14.8 mm kecuali pada kamera Canon EOS 300D mempunyai sensor dengan ukuran 22.7 x 15.1 mm.

Jika kita amati dari model Canon EOS 300D sampai Canon EOS 700D, peningkatan spesifikasi jumlah titik fokusnya terkesan sangat ngirit. Dari 7 titik fokus pada tahun 2003 menjadi 9 titik fokus pada tahun 2013. Selama 10 tahun hanya bertambah 2.

Perubahan besar mulai dilakukan di tahun 2015 dengan ditambahnya jumlah titik fokus menjadi 19. Sebuah revolusi terjadi pada Canon EOS 800D dimana jumlah titik fokusnya naik menjadi 45 titik fokus cross type.

Selain itu Canon EOS 800D juga membawa revolusi dalam hal auto focus pada live view dengan mengadopsi fitur Dual Pixel CMOS AF-Sytem seperti yang digunakan pada kamera Canon EOS 7D Mark II. Dengan fitur ini auto focus pada saat live view (foto maupun video) akan berjalan sangat cepat. Bahkan Canon mengklaim teknologi ini sebagai teknologi auto focus tercepat untuk kelas kamera APS-C yang menggunakan teknologi auto focus berdasarkan phase detection.

Dengan perubahan besar yang ditawarkan oleh Canon EOS 800D rasanya tidak salah jika kamera ini layak untuk dipertimbangkan sebagai kamera DSLR terbaik untuk kelas pemula.


8) Kamera DSLR untuk kelas semi-pro


Kamera DSLR kelas Semi-Pro diperuntukan bagi fotografer yang menekuni fotografi dan membutuhkan kontrol lebih terhadap kamera dan juga membutuhkan kamera yang lebih tahan terhadap berbagai macam kondisi perubahan cuaca. Kamera kelas semi-pro ini biasanya juga mempunyai tambahan LCD pada bagian atas kamera. Kita bisa lihat juga ada mode C1 dan C2 pada tombol kontrol kamera sebelah kiri. Mode C1 dan C2 dapat diisi dengan settingan fotografi yang biasa digunakan oleh fotografer sesuai kondisi pemotretan. Misalnya mode C1 dikonfigurasi untk memotret orang dan C2 dikonfigurasi untuk memotret pemandangan.

Tambahan LCD di Bagian Atas Body Kamera Pada Kamera Semi-Pro
Tambahan LCD di Bagian Atas Body Kamera Pada Kamera Semi-Pro


Tentu saja kalau anda masih pemula, mempunyai anggaran lebih dan mempunyai visi untuk menekuni fotografi, maka kamera ini juga cocok untuk anda. Pelan-pelan anda akan memahami dan menghargai kelebihan fitur-fitur yang ada pada kelas kamera Semi-Pro ini.

Kamera DSLR Semi-Pro ini biasanya body-nya sudah menggunakan bahan dari Magnesium Alloy yang dilengkapi dengan weather shield untuk perlindungan dari berbagai macam kondisi cuaca seperti hujan, gerimis, salju, debu dan kondisi lainnya.




Canon EOS 80D, kamera semi-pro dari Canon

Canon EOS 80D pertama kali diperkenalkan pada bulan Agustus 2016. Kamera ini merupakan kamera penerus dari Canon EOS 70D yang keluar pada tahun 2013.Dibandingkan Canon EOS 70D, kamera Canon EOS 80D mempunyai jumlah titik fokus yang jauh lebih banyak yaitu 45 titi fokus.

Sebagai data pelengkap, saya tambahkan daftar kamera Canon EOS seri 2 digit berserta perkembangan resolusi foto, titik focus, pengolah gambar, fitur video dan LCD. Hal ini memberikan gambaran sejauh mana kamera Canon EOS 80D ini sudah berkembang dari pendahulu awalnya.

  • 10D : 2003, 6M, 3fps, 7af, 1/4000 s
  • 20D : 2004, 8M,  5fps, 9af, 1/8000 s
  • 30D : 2006, 8M, 5fps, 9af, 1/8000 s
  • 40D : 2007, 10M, 6fps, 9af, 1/8000 s
  • 50D : 2008, 15M, 6fps, 9af, 1/8000 s
  • 60D : 2010, 18M, 6fps, 9af, 1/8000 s
  • 70D : 2013, 20M, 7fps, 19af, 1/8000 s, dual pixel, penta prism 100%, wifi
  • 80D : 2016, 24M, 7fps, 45af, 1/8000 s, iso 16000, DIGIC6, penta prism 100%, flip LCD, dual pixel, wifi,nfc
Terlihat Canon EOS seri dua digit mengalami perubahan yang sangat signifikan pada sisi auto focus.

Berikut di bawah ini spesifikasi lengkap dari kamera Canon EOS 80D

  • Pertama kali keluar : Agustus 2016
  • Harga di Indonesia : Rp. 14.480.000 (Body Only)
  • Sensor : APS-C 14.9 x 22.3 mm , CMOS, 24 Mpix 
  • Titik fokus : 45 titik focus cross type
  • Dual Pixel Auto Focus (DPAF)
  • LCD : layar sentuh dan bisa di tilt (articulating screen)
  • Kecepatan memotret berturut-turut : 7 fps (frame per second)
  • Merekam video : resolusi Full HD 1080p, electronic stabilization
  • Konektifitas : wifi, NFC, Bluetooth
  • Video timelapse : Ya
  • Range ISO : 100-25600
  • Kapasitas baterai : 1000 jepretan
  • Bisa sampai 100,000 cycle shutter
  • Body : Magnesium Alloy
  • Menggunakan Weather shiled  
  • View finder penta prisma dengan cakupan 100%
  • Tombol kontrol C1,C2 untuk settingan custom


9) Kamera DSLR untuk Kelas Pro


Kamera DSLR kelas Pro biasanya sudah menggunakan sensor full frame dengan resolusi besar, frame per second tinggi, ISO tinggi dan menggunakan view finder penta prima dengan cakupan 100%. Biasanya body kamera DSLR kelas pro sudah menggunakan magnsesium alloy dan dilengkapi dengan weather shield

Saat ini kamera Canon terbaik dan terbaru untuk kelas ini adalah Canon EOS 5D Mark IV yang keluar pada bulan September 2016.

Sementara itu untuk Nikon, kamera kelas Pro yang terbaik dan terbaru adalah Nikon D850 yang keluar pada bulan September 2017. Kamera ini menungguli secara telak Canon EOS 5D Mark IV dari sisi fitur dan spesfikasinya.

Jika ada penghobi fotografi yang mempunyai anggaran berlebih dan mencari kamera full frame terbaik maka dia tidak perlu bingung memilih Canon atau Nikon. Nikon D850 sudah unggul jauh dibandingkan Canon OES 5D Mark IV. Tentu saja Canon tidak akan tinggal diam menerima begitu saja. Tahun ini kemungkinan besar Canon akan meluncurkan kamera penerusnya Canon EOS 5D Mark IV supaya bisa bersaing dengan Nikon D850.

Untuk memberikan gambaran kamera DSLR Nikon ataupun Canon yang masuk kategori Kelas Pro ini, di bawah ini saya buatkan sebuah diagram sejarah kamera Kelas Pro dari Canon maupun Nikon. Saya urutkan berdasarkan tahun keluarnya.


Pada kelas profesional ini ada 4 buah kamera yang bisa dipilih untuk merek Canon dan 4 buah kamera untuk merek Nikon.

4 Buah kamera DSLR Kelas Pro Terbaik dari Canon

  1. Canon EOS 5D Mark III (Mar 2012, 22.3 Mpix, DIGIC 5+, 61 af point, ISO 100-25600)
  2. Canon EOS 5D S (Jun 2015, 50.6 , 5 fps, Dual DIGIC 6)
  3. Canon EOS 5D SR (Jun 2015, 50.6 Mpix, 5 fps, Dual DIGIC 6)
  4. Canon EOS 5D Mark IV (Sep 2016, 30.4 Mpix, DIGIC 6+, 61 af point, 7 fps, Video 4K)
4 Buah kamera DSLR Kelas Pro terbaik dari Nikon

  1. Nikon D610 (24.3 Mpix, 6 fps, ISO 100-6400 expandable 25600, Full HD)
  2. Nikon D750 (24.3 Mpix, 5 fps, ISO 100-12800 expandable 51200, Full HD)
  3. Nikon D810 (36.3 Mpix, 5 fps, ISO 64-12800 expandable 51200, Full HD)
  4. Nikon D850 (Sep 2017, 45.4 Mpix, 7 fps, ISO 64-25600 expandable 102400, VIdeo 4K UHD)

Nikon D850, kamera kelas Pro dari Nikon dengan resolusi terbesar

Nikon D850 merupakan kamera full frame dari Nikon dengan resolusi paling besar. Kamera ini keluar bulan September 2017. Harga kamera ini di Tokocamzone saat artikel ini ditulis adalah Rp. 51.000.000 body only. Kamera ini mengguguli kamera Canon EOS 5D Mark IV dari berbagai macam spesfikasi dan fitur.

Canon EOS 5D Mark IV, kamera Kelas Pro terbaik dari Canon

Canon EOS 5D Mark IV diluncurkan pada bulan September tahun 2016. Pada waktu pertama kali keluar kamera ini menjadi pilihan kamera terbaik buat Fotografer.

Jadi umurnya baru 1.5 tahun. Kamera Canon EOS 5D Mark IV body only dijual dengan harga Rp. 46.740.000 di Tokocamzone. Sayang sekali pada bulan September tahun 2017 Nikon mengeluarkan kamera untuk kelas ini dengan spesifikasi yang jauh lebih unggul dari Canon EOS 5D Mark IV.

Sebelumnya Canon EOS 5D Mark IV menduduki posisi tertinggi untuk kamera kelas ini. Kamera ini mengalahkan Nikon 750D dalam berbagai aspek.

Berikut ini spesifikasi kamera Canon EOS 5D Mark IV


10) Kamera DSLR untuk kelas pro flagship


Kamera DSLR yang ada pada kelas ini adalah kamera DSLR kelas Pro Flagship. Bisa dibilang kamera ini merupkan kamera DSLR terbaik dan andalan dari masin-masing pabrikan baik Nikon maupun Canon.

Apa saja ciri-ciri umum kamera DSLR kelas Pro Flagship ini?

  • Kamera flagship ini biasanya mempunyai bentuk body yang terintegrasi dengan vertical grip.
  • Kecepatan pemotretan yang jauh lebih cepat dibandingkan kamera Kelas Pro
  • Entah kenapa biasanya resolusinya kecil
Di bawah ini saya akan coba ulas secara general perkembangan kamera DSLR kelas Flasghip ini

  1. Canon EOS-1DX Mark II (Apr 2016, 20.2 Mpix, Dual DIGIC+, 14 fps, Dual Pixels CMOS )
  2. Nikon D4S (16.s Mpix,, ISO 200-25600)
  3. Nikon D5 (20.8 Mpix, 12 fps, ISO 100-102400 expandable 3,280,000, Video 4K UHD)


11) Penutup : Panduan ringkas mencari kamera DSLR terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran anda

Sebagai penutup, memilih kamera DSLR pertama memang cukup membingungkan. Tersedia banyak pilihan dengan spesifikasi dan harga yang beragam. Semoga artikel ini bisa membantu anda dalam menentukan kamera DSLR terbaik untuk anda. Terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kamera DSLR Terbaik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel