Berbagai cara membuat video timelapse

Bagaimana cara membuat video timelapse?

Kali ini saya akan menulis artikel tentang cara membuat video timelapse dengan beberapa cara. Dari cara yang paling mudah tapi mempunyai kontrol yang terbatas sampai cara yang paling rumit dengan kontrol gambar yang tidak terbatas. Ada juga cara membuat video timelapse bukan dari foto yang dipercepat tapi dari video yang dipercepat. Saya juga akan bahas peralatan dan software yang dibutuhkan untuk membuat video timelapse. Sebagai pelengkap artikel ini, saya juga tambahkan tip untuk membuat video timelapse lebih hidup.

Ada 3 cara membuat video timelapse diantaranya adalah menggunakan aplikasi, membuat video timelapse dari kumpulan foto dan membuat video timelapse dari video yang dipercepat
Berbagai cara membuat video timelapse


Sebelum membahas caranya lebih detail ada baiknya kita coba memahami apa itu video timelapse dan bagaimana video itu dibuat secara umum.


1. Apa itu video timelapse?


Foto atau video timelapse secara sederhana merupakan video yang menunjukkan perubahan-perubahan suatu scene yang dipercepat. Misalnya jika kita merekam pergerakan awan selama 1 jam maka kita akan mendapatkan awan bergerak sangat lambat selama durasi satu jam tersebut. Video timelapse menampilkan video yang durasi aktualnya satu jam tersebut menjadi video dengan durasi yang lebih pendek, misalnya hanya 30 detik. Sebagai akibatnya kita bisa menyaksikan gerakan awan tersebut secara cepat. Jadi seolah-olah menjadi semacam video.


2. Bagaimana cara membuat video timelapse?


Secara prinsip ada dua cara yang bisa digunakan untuk membuat video timelapse. Cara tersebut adalah:

  1. Menggabungkan banyak foto menjadi video
  2. Mengedit video dengan mempercepat waktu putar video

Cara yang pertama dilakukan dengan memotret scene yang sama pada interval waktu tertentu selama beberapa lama kemudian menggabungkan rangkaian foto-foto tersebut sehingga membentuk sebuah video, semacam slideshow yang dipercepat.

Penggabungan foto menjadi video ini bisa dilakukan didalam kamera dan juga bisa dilakukan dengan sebuah software di komputer. Dalam hal ini jika kita menggunakan kamera Sony A6000 kita bisa menghasilkan video timelapse secara langsung tanpa perlu menyusun dan merender video menggunakan software pengolah foto.

Cara kedua adalah dengan cara membuat video selama waktu tertentu kemudian melakukan editing pada video tersebut dengan cara mempercepat waktu tayangnya. Cara pertama biasanya yang banyak dipakai orang karena lebih hemat baterai dan lebih hemat kapasitas kartu memory. Bisa kita bayangkan kalau mau membuat video timelapse tumbuhnya kecambah dari biji kedelai yang butuh waktu 5 hari dan kita harus merekam semua itu kedalam video. Tentunya cara ini tidak praktis

Ada dua cara membuat video timelapse, dari foto-foto yang digabung atau dari video yang dipercepat.

3. Berbagai scene yang sering dibuat menjadi video timelapse

Video timelapse banyak digunakan untuk mengabadikan suatu dinamika suatu landscape maupun perubahan suatu proses. Berikut ini beberapa contoh scene yang sering dijadikan objek untuk pembuatan video timelapse. Tentunya video timelapse yang bisa dibuat tidak hanya terbatas pada contoh-contoh yang diberikan saja.

a. Video timelapse gerakan awan

Rasanya setiap kita melihat video time-lapse hampir pasti akan ada video gerakan awan ini. Gerakan awan ini memang terlihat sangat pelan pada kecepatan biasa. Mata kita tidak akan terlalu memperhatikan gerakan awan ini karena gerakannya relatif pelan. Saat gerakan ini dipercepat kita akan melihat betapa gerakan awan tersebut sangat dinamis. Gerakan awan ini sering dijadikan background dari sebuah bangunan atau objek lain yang ditaruh di foreground.

b. Video timelapse gerakan matahari terbit atau terbenam

Scene atau kejadian selanjutnya yang sering dibuat menjadi video time-lapse adalah video proses terbit atau tenggelamnya matahari. Pembuatan video time-lapse matahari terbit atau terbenam membutuhkan perhitungan yang lebih jeli. Selama pengambilan foto untuk bahan pembuatan viedo time-lapse terjadi perubahan exposure yang cukup ekstrim dari terang benderang menjadi gelap gulita.

c. video timelapse gerakan bulan

Seperti halnya gerakan matahari terbit dan tenggelam, gerakan bulan juga sering dibuat video time-lapsenya. Biasanya gerakan bulan ini dipadu dengan objek arsitekur pada bagian foreground-nya.

d. video timelapse lalu-lintas perkotaan

Pergerakan lalu-lintas di perkotaan di malam hari sering menjadi objek foto baik foto bulb maupun objek foto untuk pembuatan video time-lapse. Pergerakan mobil dengan lampu-lampunya yang berwarna mera, putih dan orange banyak memberikan ornamen motion pda hasil foto. Untuk bisa mendapatkan kesan motion dari video time-lapse lalu lintas perkotaan perlu mempertimbangkan kecepatan rana yang diambil supaya cukup untuk memberikan kesan motion pada lampu tapi juga cukup untuk menghentikan gerakan para pejalan kaki yang ada disekitar trotoar jalan.

e. video timelapse konstruksi

Perkembangan suatu proses konstruksi bisa direkam dengan apik dan mudah dilihat dengan video time-lapse. Tentu saja ini merupakan video time-lapse dengan pangambilan foto yang sangat lama. Bisa mencabai bulanan bahan lebih dari setahun untuk pembangunan konstruksi gedung bertingkat.

f. video proses pertumbuhan tanaman

Konon katanya video time-lapse awalnya dibuat untuk dokumentasi proses tumbuhnya sebuah bunga. Jadi tidak heran banyak video time-lapse yang merekam proses alami pertumbuhan tanaman. Misalnya pertumbuhan kecambah dari biji kedelai, pertumbuhan bunga, pergerakan tanaman dan video lainnya terkait pertumbuhan tanaman.

g. video kesibukan suatu tempat misalnya pelabuhan

Pelabuhan merupakan salah satu tempat yang mempunyai banyak pergerakan. Kapal datang dan pergi bergantian. Kita bisa melihat hal ini dengan jelas tanpa video timelapse.

h. Video timelapse gerakan bintang

Benda-benda langit memang sangat menggoda untuk dibuat video timelapse nya. Benda-benda tersebut bergerak tapi sangat pelang sehingga tidak akan disadari oleh pengamatan biasa. Jika dibuat timelapse maka akan kelihatan pergerakan benda tersebut.


4. Sedikit matematika dalam video timelapse

Video sebenarnya merupakan gambar yang diputar secara cepat. Kita sering mendengar istilah frame rate atau kecepatan frame dalam satuan fps atau frame per second. Film biasanya ditayangkan dengan kecepatan 24 fps. Kecepatan yang terasa fluid di mata manusia. Katanya sih berkaitan dengan motion blur yang dihasilkan pada kecepatan ini.

Taruhlah kita ingin membuat video timelapse dengan kecepatan yang sama dengan frame rate yang dipakai dalam film-film yaitu 24 fps selama 20 detik. Artinya untuk satu detik video kita membutuhkan 24 foto. Berapa jumlah foto yang kita butuhkan dan berapa lama durasi aktual dari pemotretan yang kita lakukan jika kita mengambil interval pemotretan setiap 10 detik?

Dengan memahami perhitungan ini paling tidak kita bisa merencanakan berapa durasi video timelapse yang akan kita hasilkan dan berapa durasi pemotretan yang dibutuhkan.

Untuk membuat video 20 detik dengan frame rate 24 fps maka kita membutuhkan foto 24 foto/detik x 20 detik. Jadi total foto yang dibutuhkan adalah 480 foto.Jika interval pemotretan adalah 10 detik maka kira-kira waktu pemotretan adalah 4800 detik atau sekitar 80 menit. Jadi kejadian sebenarnya dalam video timelapse tersebut adalah selama 80 menit. Dengan teknik timelapse kejadian selama 80 menit itu ditampilkan selama 20 detik.

Dengan memahami perhitungan ini paling tidak kita bisa merencanakan berapa durasi video timelapse yang akan kita hasilkan dan berapa durasi pemotretan yang dibutuhkan.


5. Apa yang dibutuhkan untuk membuat video timelaspse?


Untuk membuat video timelapse kita membutuhkan beberapa peralatan dan software. Berikut ini daftar peralatan yang kita butuhkan untuk membuat video timelapse.
  1. Kamera atau smartphone untuk mengambil gambar
  2. Tripod
  3. Pengatur interval pengambilan foto
  4. Software pengolah foto atau video


a. Kamera atau smartphone

Untuk pengambilan gambar bisa menggunakan kamera atau smartphone. Kamera DSLR, kamera aksi dan kamera mirrorless sudah banyak yang dilengkapi dengan fitur timelapse, termasuk Sony A6000 yang saya gunakan. Fujifilm X-T10 juga sudah mempunyai fitur timelapse. Kamera pada smartphone juga sudah banyak yang dilengkapi dengan fitur timelapse pada software kamera bawaannya. Bahkan ada aplikasi khusu untuk membuat timelapse jika kamera smarpthone anda tidak dilengkapi dengan fitur timelapse pada sofware kamera bawaannya.

b. Tripod

Untuk membuat video timelapse, kamera harus berada pada satu posisi yang sama. Untuk itu kita membutuhkan sebuah tripod. Dengan menggunakan tripod kita bisa mendapatkan posisi kamera yang stabil dan sudut pengambilan gambarnya bisa kita atur sesuai yang kita mau.

c. Intervalometer

Pengatur interval pengambilan foto atau intervalometer merupakan sebuah keharusan. Kecuali anda berencana membuat video timelapse ini secara manual menggunakan stopwatch dan memencet shutter secara manual. Tentunya hal ini sangatlah tidak praktis. Sebagai contoh untuk membuat video timelapse yang sederhana dengan durasi yang pendek misalnya 5 detik dengan 24 fps maka kita membutuhkan 120 foto. Kalau kita menggunakan cara manual dengan stopwatch maka kita butuh memencet shutter sebanyak 120 kali dengan interval waktu 10 detik. Bukan hal yang menyenangkan.

Intervalometer ini berfungsi sebagai alat untuk melakukan pengambilan gambar dengan interval waktu tertentu selama durasi waktu tertentu. Misalnya untuk memotret setiap 10 detik selama 80 menit seperti contoh perhitungan video timelapse diatas. Maka kita tinggal mengatur intervalometer dan memencet sekali saja saja untuk menghasilkan semua 480 foto yang kita inginkan.

Intervalometer bisa dibeli di toko asesoris kamera. Bentuknya seperti dibawah ini.
Intervalometer untuk memotret dengan interval tertentu
Intervalometer untuk memotret dengan interval tertentu

d. Software pengolah foto video

Software pengolah foto atau video diperlukan untuk beberapa keperluan. Jika kita membuat video timelapse dari kumpulan foto-foto maka kita membutuhkan software untuk menggabungkan foto-foto ini menjadi video. Ada beberapa software yang bisa digunakan diantaranya Adobe Photoshop Lightroom dan Panolapse.

Software pengolah foto juga diperlukan untuk melakukan editing pada foto yang dikumpulkan. Tentu saja karena jumlah fotonya ratusan maka kita butuh sofware pengolah foto yang bisa mengedit foto secara batch. Adobe Photoshop Light room merupakan salah satu software yang bisa digunakan.

Software pengolah video juga dibutuhkan untuk melakukan editing video sederhana misalnya memberikan judul, menambahkan teks, menggabungkan video, memotong video atau menambahkan musik untuk menguatkan video. Salah satu sofware yang banyak digunakan adalah ShotCut.  Software ini gratis dan tutorialnya banyak tersedia di Youtube


6. Cara membuat video timelapse menggunakan smartphone

Saat ini membuat video timelapse sangatlah mudah. Smartphone android dengan harga 1 jutaan saja sudah bisa digunakan untuk membuat video timelapse secara langsung di smartphone. Kita tinggal menggunakan mode timelapse di kamera, memencet shutter kamera untuk awal waktu video timelapse dan memencet kamera lagi sesuai waktu yang kita inginkan. Smartphone otomatis langsung membuat file video timelapse-nya tanpa kita perlu melakukan penggabungan foto-foto di komputer.

Berikut ini langkah-langkah membuat video timelapse menggunakan smartphone:
  1. Masuk mode timelapse dalam kamera smartphone
  2. Jika tidak tersedia mode timelapse maka silahkan download aplikasi timespirit untuk membuat video timelapse di smartphone
  3. Tekan shutter release untuk mengawali dan tekan kembali shutter saat video sudah selesai.

Berikut ini contoh hasil video timelapse yang saya ambil menggunakan smartphone Advan G1. Saya merekam video timelapse ini selama kurang lebih satu jam. Hasilnya berupa video timelapse dengan durasi 20 detik dan resolusi 720p. Video ini mempunyai format mp4 dengan ukuran file 12 MB. Untuk kepentingan upload di blog saya kurangi resolusinya menjadi 480p menggunakan software HandBrake. Hasilnya berupa video timelapse dengan resolusi 480p, durasi 20 detik dan ukuran file 1.6 MB.



7. Cara membuat video timelapse dari video yang dipercepat

Cara membuat video timelapse dari bahan dasar video menggunakan prinsip bahwa kecepatan video bisa diatur dan dipercepat sehingga menjadi seperti video timelapse. Karena cara ini menggunakan bahan mentah file video maka kita membutuhkan kamera yang bisa digunakan untuk mengambil video. Dengan sebuah tripod kita merekam video yang akan diubah menjadi video timelapse. Selanjutnya kita perlu software pengolah video yang bisa digunakan untuk mempercepat kecepatan video. Kita sesuaikan kecepatan video sampai mendapatkan video timelapse yang kelihatan fluid dan natural.

Cara membuat video timelapse dari bahan dasar video menggunakan prinsip bahwa kecepatan video bisa diatur dan dipercepat sehingga menjadi seperti video timelapse

Sebagai contoh saya mengambil video menggunakan smartphone selama 10 menit. Saya merekam dengan frame rate 30 fps. Maka selama merekam saya sebenarnya mempunyai 18,000 frame. Untuk mengubah video ini menjadi video timelapse dengan durasi 10 detik maka saya butuh mempercepat kecepatan framenya menjadi 1800 fps atau sekitar 60 kali dari kecepatan normal video. Jika kita lihat hasilnya seperti nonton film yang dipercepat. Kelebihan cara ini adalah videonya terlihat lebih smooth dan fluid. Hal ini bisa kita pahami karena jumlah frame yang ditampilkan memang sangat banyak. Bayangkan saja jumlah frame yang dihasilkan setara dengan 18,000 frame.

Meskipun demikian cara ini mempunyai banyak keterbatasan. Diantaranya adalah tidak praktis dan membutuhkan memory yang sangat besar. Kemudian cara ini mempunyai keterbatasan dalam hal editing video. Kalau bahan dasarnya adalah foto maka foto tersebut bisa di enhance terlebih dahulu sebelum dibuat menjadi video. Jika bahan dasarnya sudah berupa video maka enhancementnya tidak bisa sebanyak enhancemen pada file foto.

Berikut ini contoh hasil dari percobaan saya menggunakan video dari kamera smartphone Samsung Galaxy Note 3 Neo. Saya merekam video ini dengan handheld selama 10 menit. Video ini direkam dengan resolusi full HD 1080 p dengan frame rate 30 fps. Hasil videonya mempunyai format mp4 dengan ukuran file lebih 1.2 GB. Untuk mempermudah rendering saya kecilkan dulu resolusinya menjadi 480p menggunakan HandBrake.

Untuk merubah kecepatan video saya menggunakan Shotcut. Dalam software ini kita bisa merubah kecepatan playback video menjadi beberapa kali dari kecepatan video normal. Dalam kasus ini saya mengubah kecepatan video menjadi 60x sehingga diperoleh video dengan durasi 10 detik.
Mempercepat kecepatan putar video menggunakan Shotcut untuk membuat video timelapse
Mempercepat kecepatan putar video menggunakan Shotcut untuk membuat video timelapse

Berikut ini hasil dari video timelapse yang dibuat dengan cara mempercepat kecepatan playback video.



8. Membuat video timelapse dengan aplikasi Timelapse Sony A6000

Seperti saya jelaskan sebelumnya bahwa kamera baru sudah banyak yang memiliki fitur timelapse. Pada Sony A6000 fitur ini tersedia melalui aplikasi Sony PlayMemories. Kita harus memasang aplikasi ini terlebih dahulu di kamera kita. Sony A6000 tidak menyertakan fitur timelapse langsung sebagai fitur default kamera. Kita harus menginstall sendiri dari Sony PlayMemories.

Kamera mirrorless Sony A6000 mempunyai tambahan aplikasi yang bisa di install dari Sony PlayMemories untuk membuat video timelapse. Cara menggunakannya sangat mudah. Kita tinggal masuk ke menu Application kemudian memilih aplikasi timelapse. Ada beberapa kondisi timelapse yang bisa dipilih secara langsung tanpa pengaturan macam-macam seperti timelapse langit pada siang hari, timelapse matahari terbenam, timelapse matahari terbit, timelapse suasana perkotaan dan ada juga setting manual yang bisa dikonfigurasi sendiri.

Pada setting konfigurasi manual kita menentukan interval pengambilan foto dan juga jumlah foto yang akan dihasilkan. Kita juga secara manual mengatur konfigurasi eksposure yang kita inginkan sesuai scene yang kita foto.

Saya mencoba beberapa seting dalam pembuatan video timelapse menggunakan Sony A6000 ini. Setting pertama adalah setting gerakan awan. Saya mengambil setting ini untuk mengambil gerakan awan di siang hari. Saya cuma mengambil video cuma beberapa menit. Hasilnya berupa video timelapse selama 2 detik. Berikut ini hasil video timelapsenya. Untuk kepentingan upload video, resolusi video saya turunkan menjadi 480p.



Dalam percobaan lain saya memilih setting sunset. Dalam setting tersebut kamera mengatur pemotretan setiap 10 detik selama kurun waktu 39 menit. Dengan kombinasi interval waktu pemotretan dan total durasi pemotretan maka akan dihasilkan sekitar 240 foto. Hasil dari foto ini nanti akan digabung menjadi satu file video. Berikut ini hasilnya.


Kita bisa juga memilih untuk menyimpan file foto yang dihasilkan atau langsung file videonya saja.

Memotret timelapse menggunakan kamera mirrorless mempunyai keterbatasan dalam hal baterai. Baterai kamera mirrorless lebih boros dari baterai kamera DSLR. Hal ini membuat proses pengambilan foto yang akan dijadikan video timelapse terbatas cuma bisa berasal dalam kisaran beberapa jam saja. Saya mencoba membuat video timelapse dari baterai 85% cuma bisa bertahan 1.5 jam saja.

Bagaimana cara mengatasi kelemahan ini? Untuk mengatasi kelemahan ini ada beberapa cara:
1. Bagi scene video timelapse dalam beberapa durasi pendek misalnya 20 detik satu video
2. Gunakan baterai cadangan dengan isi 100% setiap kali membuat video timelapse
3. Gunakan software pengolah video untuk menggabungkan antara satu video timelapse dengan video yang lain
4. Gunakan baterai grip untuk menambah baterai dan melipatgandakan kapasitas scene pemotretan

9. Membuat video timelapse dari foto-foto yang digabungkan

Cara membuat video timelapse berikutnya adalah secara manual dengan mengambil bahan mentah serangkaian foto dan 'menjahitnya' menjadi sebuah slideshow atau video dengan kecepatan frame rate tertentu.

Cara ini sebenarnya cara yang cukup painfull. Kita menggabungkan ratusan foto bahkan ribuan foto menjadi video dengan durasi yang hanya beberapa detik. Proses render juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Selain itu kita juga membutuhkan komputer atau laptop yang cukup mumpuni untuk bisa melakukan render dengan cepat.

Meskipun demikian cara membuat video timelapse dengan menggabungkan foto ini mempunyai keunggulan dalam hal kontrol gambar dari satu frame ke frame yang lain. Kita masih bisa melakukan editing foto setiap frame untuk menaikkan atau menurunkan kontrast, brightness, ketajaman dam setting foto digital lainya. Kita juga bisa melakukan batch processing terhadap sejumlah foto yang akan kita edit.

Cara membuat video timelapse dengan menggabungkan foto ini mempunyai keunggulan dalam hal kontrol gambar dari satu frame ke frame yang lain.

Dalam contoh ini saya menggunakan foto yang sama hasil dari pembuatan video timelapse menggunakan aplikasi Timelapse pada kamera mirrorless Sony A6000.

Ada beberapa software pengolah video yang bisa digunakan untuk menjahit foto-foto ini menjadi video timelapse. Kali ini saya akan mencoba membuat video timelapse ini menggunakan Software Panolapse. Berikut ini langkah-langkah membuat video timelapse menggunakan Panolapse.

1. Buka Panolapse sebagaimana gambar di bawah ini
Cara Membuat Video Timelapse Menggunakan Panolapse
Membuat Video Timelapse Menggunakan Panolapse

2. Pilih PAN import photoes to Panolapse dan pilih semua foto yang akan dijadikan video timelapse
3. Klik export pada bagian bawah.
Cara Membuat Video Timelapse menggunakan Panolapse
Cara Membuat Video Timelapse menggunakan Panolapse

4. Masukkan beberapa setting video timelapse yang diinginkan
Setting Export Pada Panolapse

5. Klik Quee for Render sampai muncul di output folder
Klik Quee for render sebelum melakukan render untuk membuat video timelapse
Klik Quee for render sebelum melakukan render untuk membuat video timelapse
6. Klik render all
7. Tunggu sampai proses render selesai
Proses render Pada Panolapse
Proses render Pada Panolapse

Berikut ini hasil penggabungan foto menjadi video timelapse menggunakan Software Panolapse.



10. Menggabungkan beberapa video timelapse


Untuk menghasilkan video timelapse yang bagus kadang-kadang kita perlu menggabungkan beberapa video sekaligus. Banyak Software pengolah video yang bisa digunakan untuk menggabungkan video. Saya menggunakan software Shotcut untuk menggabungkan beberapa video.

Selain menggabungkan beberapa video kita perlu juga menambahkan teks atau musik untuk mempercantik penyajian video timelapse. Jika tanpa tambahan suara maka video timelapse hanya terlihat seperti film tanpa suara. Shotcut juga bisa digunakan untuk menambahkan teks dan juga musik pada video.

Selain menggabungkan beberapa video kita perlu juga menambahkan teks atau musik untuk mempercantik penyajian video timelapse

Di bawah ini hasil penggabungan beberapa video time lapse yang saya buat menggunakan kamera Sony A6000 secara langsung dari kamera. Untuk menggabungkan video-video ini saya menggunakan Software Shotcut. Untuk kepentingan upload di blog ini resolusi video saya turunkan menjadi 480p dari resolusi aslinya 1080p. Saya menggunakan HandBrake untuk mengubah resolusi video ini.



11. Tips dalam mengambil foto untuk pembuatan video timelapse

Dalam membuat video timelapse ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya bisa menghasilkan video timelapse yang bagus. Membuat foto timelapse membutuhkan perencanaan yang baik. Kita melakukan setting sekali untuk ratusan foto yang akan diambil. Berikut ini beberapa tips dalam pengambilan foto untuk pembuatan video timelapse.

  • Perhitungkaan interval, jumlah foto dan kecepatan pemutaran video dalam timelapse yang diinginkan.
  • Pastikan mendapatkan komposisi yang bagus karena kita akan mengambil ratusan foto dengan komposisi ini. 
  • Perhatikan horizon jangan sampai miring
  • Lakukan pemotretan pendahuluan sebelum intervalometer disetting. 
  • Gunakan tripod dan tempat duduk landasan tripod yang stabil.
  • Atur fokus manual pada infinity supaya mendapatkan fokus yang stabil
  • Atur eksposure sesuai kondisi pada saat pemotretan
  • Pertimbangkan shutter speed dan efek shutter speed terhadap gerakan dalam foto. Hal ini merupakan faktor yang sangat penting. Video timelapse memperlihatkan gerakan. Supaya gerakan terlihat smooth kita perlu atur shuter speed sesuai kondisi. Misalnya untuk mendapatkan gerakan lampu pada video timelapse mobil di jalan pada sore hari maka kita perlu setting shutter speed agak lambat supaya dalam setiap foto yang dihasilkan ada gerakan lampu tersebut.
Membuat foto timelapse membutuhkan perencanaan yang baik. Kita melakukan setting sekali untuk ratusan foto yang akan diambil

11. Kesimpulan : Cara membuat video timelapse


Sebagai kesimpulan, ada dua cara membuat video timelapse baik menggunakan kamera smartphone maupun menggunakan kamera mirrorless atau kamera DSLR. Cara pertama dengan menggabungkan beberapa foto dan cara kedua dengan mempercepat video.

Membuat video timelapse menggunakan kumpulan foto yang digabung memberikan kontrol maksimal terhadap proses pembuatan video timelapse. Cara instant membuat video timelapse dari smartphone maupun kamera memberikan hasil video timelapse seketika proses pengambilan gambar selesai. Cara ini relatfi cepat tapi mempunyai keterbatasan dalam kontrol video timelapse yang dishailkan. Sebagai alternatif cara pembuatan video timelapse, kita juga bisa membuat video timelapse dari video yang dipercepat. Namun cara terakhir ini tidak praktis mengingat ukuran file yang dihasilkan.

Sebagai kesimpulan, ada dua cara membuat video timelapse baik menggunakan kamera smartphone maupun menggunakan kamera mirrorless atau kamera DSLR. Cara pertama dengan menggabungkan beberapa foto dan cara kedua dengan mempercepat video.

Demikian artikel singkat mengenai berbagai cara membuat video timelapse. Silahkan share artikel ini kepada rekan, saudara atau teman yang membutuhkan. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Berbagai cara membuat video timelapse"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel