Alasan memilih kamera mirrorless Sony A6000

Mengapa saya memilih kamera Mirrorless Sony A6000


Saya baru saja membeli kamera mirorrles Sony A6000 bulan Februari lalu. Pada artikel ini saya akan bahas kenapa saya membeli kamera mirorrles, kenapa saya memilih Sony A6000 dan bagaimana review singkat kamera Sony A6000 berdasarkan pengalaman saya dalam menggunakan kamera ini. Review ini akan melengkapi review-review lain dari Sony A600 yang sudah banyak tersedia di internet.

Kamera ini diluncurkan pertama kali pada tahun 2014 bulan Mei. Jadi sudah banyak yang menulis tentang performance kamera ini. Silahkan lihat pada situs lain yang sudah membahas mengenai kamera ini.

Kenapa saya membeli kamera mirorless?

Mungkin anda sedang berada pada posisi saya beberapa bulan yang lalu dimana waktu itu saya sedang mempertimbangkan untuk membeli kamera mirorless. Saya membeli kamera mirorless karena pertimbangan ukuran kamera. Saya sudah menggunakan kamera DSLR sejak tahun 2008. Saya menggunakan Canon EOS 450D dengan beberapa lensa Canon dari lensa ki EF-S 18-55, Lensa tele EF 70-200 F IS, Lensa wide EF-S 10-22, Lensa Fix 50 mm f/1.8 dan lensa sapu jagad 18-200 mm.

Setelah berkeluarga dan mempunyai anak saya jadi jarang motret karena beratnya kamera dan lensa yang harus dibawa. Bagi anda yang sudah berkeluarga dan punya anak kecil mungkin sudah paham maksud saya. Kalau dulu kemana-mana nenteng tas kamera beserta beberapa lensa, setelah punya anak tentengan saya berubah menjadi tas perlengkapan bayi. Sejak tahun 2012 praktis saya jadi jarang sekali motret. Peralatan kamera hanya tinggal di kotak tupperware besar yang saya beli khusus untuk menyimpan perlengkapan kamera. Bahkan saya sempat ingin menjual peralatan kamera tersebut.

Bulan lalu saya diberi hadiah oleh istri saya berupa sebuah tas kamera kulit dari Abekani. Tas ini cukup kecil seukuran tas Lowepro EX-180. Tas ini bisa memuat kamera DSLR dengan lensa kit. Tas ini mengingatkan saya kembali tentang hobi fotografi saya. Saya ingat pernah jalan-jalan ke Jepang gratis gara-gara satu foto yang saya jepret. Kita tidak pernah tahu apa yang bisa kita peroleh dari hasil foto jepretan kita.

Karena tas ini saya jadi ingin motret lagi. Namun dengan peralatan kamera DSLR yang saya punya rasanya akan muncul kendala yang sama seperti sebelumnya yaitu kendala pada ukuran dan berat kamera DSLR. Karena kameranya besar dan berat maka malah jadi malas untuk hunting foto. Saya mulai melirik kamera Mirorles yang ada di pasaran. Saat ini memang kualitas kamera Mirorrles tidak bisa disepelekan. Apa yang saya butuhkan dari kamera DSLR bisa dipenuhi oleh kamera Mirorles. Setalah Googling banyak artikel tentang kamera mirrorless yang ada akhirnya saya putuskan untuk mencari kamera mirrorles.

Jadi sudah terjawab kenapa saya beli kamera mirorless. Saya beli kamera mirorrless karena saya mencari kamera yang cukup ringan untuk dibawa kemana-mana dengan kualitas foto yang bagus.

Apa alasan anda?

Darimana saya dapat ide untuk membeli kamera mirorless Sony A6000?

Tentu saja dari internet. Baca-baca review, googling kamera mirorless terbaik dan membaca satu persatu artikel mengenai rekomendasi kamera mirorless. Saya pernah punya kamera mirorless sebelumnya pada saat kamera mirorles mulai muncul ke pasaran. Saya punya kamera Olympus Pen EP-L1 dimana seri L merupakan seri light dari kamera mirorles Olympus ini.Kira-kira tahun 2010. Saya kurang puas terhadap kamera ini dibandingkan kamera DSLR Canon EOS 450D. 

Artikel yang pertama muncul adalah di Google saaat kita mencari rekomendasi kamera mirorless terbaik adalah sebuah artikel dari Travel Blogger Wiranurmansyah. Dari sittu saya mendapatkan kamera Sony A5100 sebagai salah satu kamera mirorless yang direkomendasikan. Setelah itu saya Googling lagi kamera mirrorless terbaik 2016. Sony A 5100 kembali muncul sebagai rekomendasi pertama dan dibawahnya muncul kamera Sony A6000 di rekomendasi nomer 2.

http://wiranurmansyah.com/rekomendasi-kamera-mirrorless-paling-murah-untuk-pemula
http://belfot.com/4-kamera-mirrorless-terbaik-saat-ini/

Saya tertarik dengan Sony A6000 dan mencoba mencari review khusus Sony A6000 baik melalui web maupun Youtube. Untuk review kamera saya selalu mengechek pendapat Kenrockwell sebelum membeli suatu kamera. Saya juga check lebih detail reviewnya di dpreview.com. Kemudian saya juga check di website di Indonesia serta Youtube. Semua artikel yang saya baca dan video youtube yang saya lihat menunjukkan bahwa kamera Sony A6000 sangat direkomendasikan.

Bagaimana pendapat saya tentang kamera mirrorless Sony A6000?

Secara umum saya puas dengan kamera ini. Kamera ini mempunyai performance sekelas kamera DSLR bahkan dibeberapa aspek jauh melebihi kamera DSLR. Saya puas bisa mendapatkan performance kamera ini dengan ukuran yang jauh lebih kecil. Secara lebih detail akan saya bahas satu persatu.

Bagaimana penampakan kamera ini?

Gambar-gambar kamera ini bisa dilihat di website review kamera seperti Kenrockwell.com atau dpreview.com. Dibawah ini foto kamera Sony A6000 dibandingkan dengan kamera pocket, kamera DSLR dan SIM A. Hanya untuk memberikan gambaran seberapa kecil ukuran dari kamera ini.

Secara dimensi kamera ini cukup kecil. Saya bisa memasukkan kamera ini kedalam kantong jaket. Dari belakang kita bisa lihat beberapa tombol dial untuk kontrol kamera. Secara sekilas jumlah tombol dial-nya sama dengan Canon 450D. Nanti pada bagian kontrol akan saya bahas lebih lanjut. Bagian ini hanya melihat penampakannya saja. Bagaimana menurut anda? Apakah ini kamera yang anda cari?.

Untuk sementara artikelnya saya cukupkan disini. Pada bagian lain nanti akan saya bahas mengenai detail spesifikasi dan juga pengalaman saya menggunakan Sony A6000.

Perbandingan ukuran Sony A6000, Canon EOS 450D, Canon Ixus PowerShot A2200 dan SIM A
Perbandingan ukuran Sony A6000, Canon EOS 450D, Canon Ixus PowerShot A2200 dan SIM A

Perbandingan ukuran Sony A6000, Canon EOS 450D, Canon Ixus PowerShot A2200 dan SIM A tampak atas
Perbandingan ukuran Sony A6000, Canon EOS 450D, Canon Ixus PowerShot A2200 dan SIM A tampak atas

Perbandingan ukuran Sony A6000, Canon EOS 450D, Canon Ixus PowerShot A2200 dan SIM A tampak belakang
Perbandingan ukuran Sony A6000, Canon EOS 450D, Canon Ixus PowerShot A2200 dan SIM A tampak belakang

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Alasan memilih kamera mirrorless Sony A6000"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel