Pengalaman membersihkan sensor kamera

Pengalaman membersihkan sensor kamera mirrorless


Sensor kamera DSLR dan mirrorless bisa terkena debu dan mengakibatkan timbulnya bintik-bintik atau noda pada hasil foto dengan bukaan diafragma kecil, misalnya F/22. Pada artikel sebelumnya di blog ini saya pernah membahas mengenai hal ini dan cara membersihkan debu di sensor kamera DSLR dan mirrorless.
Membersihkan Sensor Kamera
Membersihkan Sensor Kamera

Baca juga:

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman dengan pembaca Fotografer.LINK mengenai membersihkan sensor kamera di toko tempat membeli kamera. Saya membeli kamera mirrorles Sony A6000 di sebuah toko kamera di Jogja. Toko tersebut memberikan fasilitas cleaning sensor gratis sebanyak dua kali selama setahun. Toko tersebut cukup besar, jadi saya percaya dengan kemampuannya untuk membersihkan sensor kamera mirrorless..

Saya mempunyai expektasi yang cukup besar terhadap proses pembersihan ini. Dalam bayangan saya, toko kamera tersebut akan melakukan pembersihan dengan hati-hati pada ruangan khusus dengan peralatan khusus. Peralatan khusus yang saya maksud adalah semacam kuas anti-static yang bisa disapukan ke permukaan sensor. Peralatan ini sebenarnya juga bisa kita beli sendiri dengan harga yang relatif murah.
Peralatan untuk memberishkan sensor kamera
Peralatan untuk memberishkan sensor kamera


Saya cukup terkejut saat mendapati teknisi toko tersebut membersihkan sensor kamera saya di meja kasir menggunakan Cotton Bud. Ternyata pembersihan sensor kamera di toko tersebut tidak dilakukan dengan serius. Seperti kita tahu permukaan Cotton Bud sangat kasar dan bisa menggores permukaan sensor kamera Selain itu kita juga sering mendapati permukaan Cotton Bud yang berserabut. Serabut kapas ini sangat mungkin terlepas dan jatuh di sensor kamera.
Cotton Bud Bukan Pembersih Sensor Kamera
Cotton Bud Bukan Pembersih Sensor Kamera
Sungguh sangat disayangkan metode yang digunakan. Saya sendiri tidak berani menggunakan Cotton Bud untuk membersihkan sensor kamera. Akhirnya saya terpaksa menerima cara pembersihan tersebut. Saya merasa tidak enak menghentikan prosesnya karena sudah terlanjur.

Bagaimana hasil pembersihannya sensor kamera ini?

Setelah dilakukan pembersihan sensor kamera menggunakan metode tersebut saya check  hasil foto pada bukaan kecil. Sesuai prediksi saya, debu pada sensor tersebut masih terlihat. Bahkan saya lihat pada permukaan sensor timbul bekas goresan samar sangat tips yang sebelumnya tidak ada. Tidak terlalu jelas bisa dilihat, tapi jika kita lihat pada sudut yang berbeda kan terlihat semacam garis tipis.

Waktu saya coba konfirmasi kepada teknisinya dia menjawab kalau tidak bisa membersihkan debu sensor pada bukaan kecil. Jadi pada bukaan kecil nanti debu akan masih terlihat. Sungguh sangat aneh penjelasannya. Seharusnya kriteria keberhasilan pembersihan adalah debu hilang dari permukaan sensor dan tidak nampak pada diafragma kecil. Jika dia yakin tidak bisa mengapa tetap berusaha mebersihkan pakai cotton bud? Tidak masuk akal lagi menurut saya.

Dia juga menambahkan penjelasan kalau pada diafragma kecil service center Sony juga tidak akan bisa membersihkan debunya.  Sebuah penjelasan yang sama tidak masuk akal-nya menurut saya.
Kondisi Sensor Kamera Saya Sebelum Dibersihkan
Kondisi Sensor Kamera Saya Sebelum Dibersihkan
Saya sangat menyesal melakukan pembersihan sensor kamera di toko kamera ini. Metode yang digunakan menurut saya sangat gegabah. Bisa saja dia merusak fisik sensor kamera. Akhirnya saya cuma bisa menerima saja dan menuliskan pengalaman ini disini supaya bisa jadi pelajaran buat fotografer yang lain.

Saya tidak menyalahkan sepenuhnya teknisi yang melakukan pembersihan sensor karena saya juga berkontribusi dalam proses ini. Seharusnya saya menanyakan terlebih dahulu metode yang digunakan dan juga resiko yang mungkin terjadi dari pekerjaan pembersihan sensor kamera dari debu ini. Jika tidak sesuai dengan keinginan kita maka kita bisa membatalkannya.

Dari pengalaman saya tersebut, berikut ini beberapa lesson learned atau pelajaran yang bisa kita ambil:

  1. Tanya terlebih dahulu metode dan resiko dari pembersihan sensor ini sebelum  menyerahkan kamera kepada teknisi.
  2. Dokumentasikan dengan jelas kondisi fisik sensor dan hasil foto sensor pada bukaan kecil untuk pembanding setelah sensor kamera dibersihkan
  3. Jangan ragu untuk menghentikan pekerjaan pembersihan sensor kamera jika anda tidak yakin dengan metode yang digunakan oleh teknisi
  4. Jika debu tidak terlalu mengganggu sebaiknya cukup di blow saja tidak perlu dibersihkan.
  5. Seperti penyakit, mencegah lebih baik dari mengobati maka lebih baik melakukan pencegahan supaya sensor kamera tidak terkena debu dari pada membersihkannya
  6. Lakukan pembersihan sensor secara rutin dengan menu cleaning sensor yang terdapat pada kamera. Misalnya setelah selesai hunting atau setelah mengganti lensa kamera
  7. Lakukan pengecekan hasil foto secara rutin pada bukaan diafragma kecil untuk pemantauan pengaruh debu pada hasil foto. Jika debu pada sensor kamera dideteksi lebih awal pembersihannya akan lebih mudah

Demikian artikel singkat mengenai pengalaman pribadi saya dalam membersihkan sensor kamera di toko kamera. Silahkan berikan komentar dan tuliskan pengalaman anda terkait aktivitas ini. Pengalaman anda bisa jadi sangat berharaga untul orang lain. Jila anda merasa terbantu dengan artikel ink mala silahkan share ke teman/saudara yang membutuhkan.

Subscribe untuk mendapatkan update artikel terbaru ke email anda:

0 Response to "Pengalaman membersihkan sensor kamera"

Post a Comment