Kekurangan Kamera Mirrorless

Kekurangan Kamera Mirrorless

Kamera mirrorless memang sangat menggoda. Dengan ukuran yang kecil kita bisa mendapatkan kamera sekelas kamera DSLR dengan lensa yang dapat diganti-ganti. Ketiadaan cermin pembalik pada kamera mirrorles juga memungkinkan untuk mendapatkan kecepatan pengambilan gambar berturut-turut atau burst yang lebih tinggi. Dengan ukuran kamera yang kecil dan berat yang lebih ringan akan memudahkan kita dalam membawa kamera untuk keperluan hunting maupun dokumentasi kegiaatan.

Namun demikian seperti kata pepatah, tidak ada gading yang tak retak, maka kamera mirrorless juga mempunyai kekurangan. Saya merasakan hal ini setelah memakai kamera mirrorless selama 10 bulan. Saya membeli kamera mirrorless Sony A6000 pada bulan Februari tahun 2017 ini. Pada artikel lain dalam blog ini saya pernah menuliskan alasan saya memilih menggunakan kamera mirrorless, review pengguna kamera mirrorless dan beberapa artikel lainya terkait kamera mirrorless Sony A6000

Baca juga:

Sebagai pelengkap artikel-artikel sebelumnya mengenai kamera mirrorless, dalam artikel ini saya ingin menambahkan informasi mengenai kekurangan kamera mirrorless. Ada beberapa kekurangan kamera mirrorless, salah satunya adalah mudahnya debu masuk dan menempel di sensor kamera.

Ada beberapa kekurangan kamera mirrorless, salah satunya adalah mudahnya debu masuk dan menempel di sensor kamera

Apa saja kira-kira alasan untuk tidak jadi memilih kamera mirrorless?

Sensor kamera mirrorless relatif mudah terkena debu

Dibandingkan dengan kamera DSLR, kamera mirrorless mempunyai peluang lebih besar untuk terkena debu daripada kamera DSLR. Hal ini disebabkan oleh ketiadaan cermin . Pada kamera DSLR, cermin pembalik selain berfungsi untuk menampilkam bayangan di view finder juga bisa melindungi sensor kamera dari debu dan material asing. Jika ada debu masuk ke dalam body kamera maka akan tertahan pada cermin pembalik

Hal ini saya rasakan setelah beberapa waktu menggunakan kamera mirrorless . Kurang dari 10 bulan, saya mendapati beberapa debu pada sensor kamera mirrorless saya. Jika dibandingkan dengan kamera DSLR Canon EOS 450D yang sudah saya pakai sejak tahun 2008 maka sangat jauh. Kamera Canon EOS 450D milik saya sampai sekarang masih bebas dari debu.
Salah satu kekurangan kamera mirrorless : Sensornya mudah kemasukan debu
Salah satu kekurangan kamera mirrorless : Sensornya mudah kemasukan debu

Jumlah lensa kamera mirrorless masih terbatas

Kamera mirrorless umurnya jauh lebih muda daripada kamera DSLR. Tentu saja jumlah lensa kamera mirrorles lebih sedikit jika dibandingkan lensa lamera DSLR. Bagi fotografer yang sudah lama menggunakan DSLR biasanya sudah mempunyai koleksi lensa yang sudah banyak. Jika ingin pindah ke mirrorless maka harus mengganti semua lensanya.

Sebenarnya dengan adapter tertentu lensa dari kamera DSLR masih bisa digunakan pada kamera mirrorless. Namun demikian akan banyak keterbatasan. Misalnya ukurannya lensa kamera DSLR biasanya besar sehingga kelihatan kurang pas untuk kamera mirrorless. Selain itu fitur lensa atau fitur kamera tidak akan bisa berjalan maksimal menggunakan adapter. Misalnya kecepatan fokus lensa tidak akan secepat jika menggunakan lensa yang memang di desain untuk kamera mirrorless.
Deretan Lensa Canon
Deretan Lensa Canon
Deretan Lensa Sony Sistem Mirrorless

Kamera mirrorless menggunakan energi lebih banyak untuk view finder

Kelemahan kamera mirrorless selanjutnya adalah pemakaian energi yang boros untuk view finder. Dengan tidak adanya cermin pembalik, maka view finder kamera mirrorless dibuat secara elektronik. Artinya saat membidik foto, energi listrik dari baterai sudah terpakai. Lain halnya dengan kamera DSLR, view finder dibuat dari cermin pembalik sehingga tidak menghabiskan baterai.

Selama menggunakan kamera DSLR selama 7 tahun saya hampir tidak pernah mengalami kehabisan baterai saat hunting. Saya baru menggunakan kamera mirrorless belum ada setahun saja sudah sering kehabisan baterai saat hunitng. Sebenarnya kapasitas baterai kamera mirrorless tidak terpaut jauh dengan kamera DSLR. Hanya saja kamera mirrorless memang menggunakan energi lebih banyak untuk view finder dibandingkan kamera DSLR. Kamera saya Sony A6000 menggunakan baterai dengan kapasitas 1020 mAh sedangkan kamera DSLR Canon EOS 450D menggunakan baterai dengan kapasitas 1080 mAh.

Dengan kapasitas baterai tersebut kamera mirrorless bisa mendapatkan hasil sekitar 300 jepretan sedangkan untuk kamera DSLR bisa mendapatkan sekitar 1000 jepretan.
Kapasitas baterai mirrorless Sony A6000 mirip dengan kapasitas baterai kamera DSLR Canon EOS 450D
Kapasitas baterai mirrorless Sony A6000 mirip dengan kapasitas baterai kamera DSLR Canon EOS 450D

Pegangan kamera mirrorless terasa sangat kecil

Grip atau pegangan kamera mirrorless jauh lebih kecil dari kamera DSLR. Bagi saya yang sudah lama memegang kamera DSLR hal ini cukup mengganggu. Saya hanya bisa menggunakan 3 jari untuk memegang kamera grip mirrorless Sony A6000. Butuh waktu untuk membiasakan.
Grip Kamera Mirrorless Sangat Kecil Sehingga Hanya Memuat 3 Jari Saya
Grip Kamera Mirrorless Sangat Kecil Sehingga Hanya Memuat 3 Jari Saya
Demikian artikel singkat mengenai kekurangan kamera mirrorless berdasarkan pengalaman saya. Bagaimana menurut anda? Silahkan ketik komentar anda pada bagian komentar di bawah artikel ini. Jika ingin mendapatkan update artikel dalam blog ini silahkan subrcribe email anda.

Subscribe untuk mendapatkan update artikel terbaru ke email anda:

0 Response to "Kekurangan Kamera Mirrorless"

Post a Comment